Deskripsi
MEMBANGUN LITERASI AKADEMIK;
KONSEP DASAR PENULISAN KARYA ILMIAH
Penulis :
Musyawir | Mohammad Berkah Sapsuha | Darmin Nurlatu | Endang Kabau | Riandini Rahmita Putri | Wirna Romer | Supriani Sangaji | Ismail Umasugi | Nadian Buton
Penerbit : YPSIM Banten
Jumlah Halaman : 564
Ukuran Buku : 14.8 x 21.0 cm
Harga : Rp. 142.800
ISBN : (Dalam Proses)
Sinopsis Buku :
Buku ajar ini menyajikan panduan komprehensif mengenai
profesionalisme dalam kebidanan, yang dirancang khusus untuk
membekali mahasiswa dan praktisi bidan dengan kerangka kerja
konseptual serta wawasan praktis. Di tengah dinamika pelayanan
kesehatan yang semakin kompleks, buku ini menekankan bahwa
profesionalisme bukan sekadar pilihan, melainkan kompas mutlak
agar praktik kebidanan tetap berakar pada esensi kemanusiaan,
berstandar tinggi, serta responsif terhadap kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi.
Secara garis besar, buku ini terbagi menjadi 14 bab utama yang
saling berkesinambungan:
1. Fondasi Dasar dan Sejarah (Bab 1 dan Bab 3): Membahas
definisi etimologi profesionalisme, ciri-ciri tenaga
kesehatan profesional, sejarah panjang transformasi
profesi bidan dari peran tradisional berbasis kearifan lokal
hingga era modern berbasis bukti (evidence based), serta
pentingnya legalitas praktik (STR & SIP) melalui naungan
organisasi profesi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan standar
global ICM (International Confederation of Midwives).
2. Etika dan Hukum dalam Praktik (Bab 2): Mengupas
prinsip-prinsip etika universal kesehatan (otonomi,
beneficence, non maleficence, justice), Kode Etik Bidan
Indonesia, aspek hukum dalam Undang-Undang
Kesehatan terbaru, hingga pentingnya pemahaman
mengenai informed consent, rekam medis, dan
perlindungan hukum serta asuransi profesi.
3. Komunikasi dan Hubungan Antarprofesi (Bab 4):
Menekankan pentingnya komunikasi efektif dan empatik,pendekatan berpusat pada pasien (patient centered care),
serta penerapan kolaborasi interprofesional menggunakan
metode terstruktur seperti SBAR guna mencegah
kesalahan medis dan mengelola konflik tim.
4. Kompetensi, Pendidikan, dan Pengembangan Diri (Bab 5
dan Bab 13): Menguraikan standar kompetensi nasional,
evaluasi kinerja, pentingnya Continuing Professional
Development untuk pemenuhan syarat lisensi, serta peran
bidan sebagai pendidik, mentor, dan fasilitator klinik
(preseptorship).
5. Peran Strategis dalam Sistem Kesehatan (Bab 6, 8, dan
10): Menjelaskan kontribusi bidan dalam pelayanan
primer, sistem rujukan berjenjang, kepemimpinan dan
manajemen pelayanan kesehatan, hingga peran aktif bidan
dalam advokasi kebijakan kesehatan ibu dan anak.
6. Praktik Berbasis Bukti dan Pendekatan Sosial Budaya
(Bab 7 dan Bab 9): Membahas penerapan Evidence Based
Practice (EBP) dalam kebidanan serta integrasi pandangan
antropologis, sosiologis, dan psikologis untuk
memberikan pelayanan yang ramah perempuan, inklusif,
serta peka terhadap norma sosial dan budaya.
7. Era Digital dan Situasi Krisis (Bab 11 dan Bab 12):
Mengkaji transformasi digital dalam kebidanan (termasuk
rekam medis elektronik dan telekonsultasi) serta
kesiapsiagaan bidan dalam menghadapi bencana dan
situasi krisis melalui panduan standar minimum.
8. Visi Masa Depan (Bab 14): Menyoroti isu global profesi
bidan, tren inovasi praktik mandiri digital, reorientasi
pendidikan, peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan,
serta visi strategis bidan abad ke-21 sebagai agen
perubahan global.
Secara keseluruhan, buku ini bertujuan untuk mencetak generasi
bidan baru yang tidak hanya cakap secara teknis dan klinis, tetapi juga bijaksana dalam pengambilan keputusan, luhur dalam
beretika, andal dalam berkolaborasi, serta tangguh dalam
menghadapi perubahan zaman demi mewujudkan kesehatan ibu
dan anak yang optimal di Indonesia.
Pemesanan/Pembelian :
083111221516





Ulasan
Belum ada ulasan.